Staycation: Grand Edge Hotel Semarang Sambil Business Trip

egde-hotel-semarang_3

Dari dulu pengin banget ngajak Wikan ikut saya business trip. Masalahnya saya nggak sering business trip, dan masalah lainnya adalah siapa yang jagain Wikan? Masalah lain yang lebih penting adalah: tentu saja travel budget untuk Wikan dan pengasuh Wikan.

Akhirnya business trip yang ditunggu-tunggu itu pun tiba juga. Tujuannya adalah Semarang. Kebetulan banget, Titi-nya Wikan tinggal di Jogja. Bahwa Jogja-Semarang itu hanya 3-4 jam, jadinya saya ajak Wikan di business trip ini. Yay!

Di Semarang, kami menginap di Grand Edge Hotel Semarang yang memang sudah jadi langganan kantor. Inginnya sih sekalian staycation yah. Tapi judulnya aja business trip, jadi gagal staycation-nya, hahaha. Ini sih namanya si Wikan sama Titinya berduaan aja yang staycation.

Wikan dan Titi
Wikan dan Titi

Di Grand Edge Hotel Semarang, kami menginap selama 4 hari 3 malam. Lumayan lama untuk Wikan dan Titinya saya tinggal. Dan selama itu mereka nggak ke mana-mana alias cuma di hotel saja. Jadilah ya kan, benar-benar staycation.

Ini nih yang bikin mereka betah di Grand Edge Hotel Semarang.

Lokasi

In the heart of Semarang City, surrounded by the settlements and trees.
In the heart of Semarang City, surrounded by the settlements and trees.

Grand Edge Hotel Semarang terletak di Jalan Sultan Agung, tidak terlalu jauh ke arah kota Semarang, juga bandara. Perjalanan saya kemarin, hanya antara hotel dan Balai Kota Semarang, sekitar 10-15 menit saja. Bandara juga nggak terlalu jauh, antara 20-30 menit. Ongkos taksinya 40,000-an. Kalau ke Simpang Lima, ongkos taksinya sekitar 20,000-an.

Kamar

egde-hotel-semarang_1

Kami menempati deluxe room nomor 517 di lantai 5. Ada dua lift yang hilir mudik dan menunggu liftnya ke kamar pun nggak lama. Kamarnya sendiri nggak terlalu luas, tapi kasurnya itu guede banget. Jadi si Wikan pas nemu kasur itu langsung seneng banget bisa loncat-loncatan.

Sebelum ruang tidur, di sebelah kanan (dan kiri di beberapa kamar, karena saya masuk kamar teman saya) adalah kamar mandi, toilet, sink, dan kulkas yang dibuat seefisien dan seminimalis mungkin. Jadi, satu pintu untuk dua ruang. Misalnya pintu shower room bisa juga dipakai untuk pintu toilet. Jadi efisien tempat.

Warna ungu juga kerasa banget di kamar, mulai dari sofa, kursi, lining, gorden, dinding, semua serba ungu! Purple lovers mah seneng banget pasti di sini.

wikan_edge-hotel_semarang

Jendelanya, guedeeee. Saya suka banget! Langsung menghadap pemandangan rumah-rumah berbukit ala Semarang. Cakep!

The bed

egde-hotel-semarang_2

Di kamar ini, bednya king-sized. Itu mungkin ya yang bikin penuh, kamar jadi kecil, hehehe. Saya, mama saya yang mana adalah Titi-nya Wikan, dan Wikan masih ada lebihan buat nampung satu orang dewasa lagi di kasurnya.

Saya paling suka tempat tidur luas. Apalagi saya kalau tidur ke mana-mana, jadinya orang yang tidur sama saya nggak tersiksa, hahaha.

Di atas tempat tidur ada empat bantal agak panjang yang empuk. Biasanya kan cuma dapat bantal satu-satu, nah ini ada empat! Ini plus banget buat saya karena selama menyusui, saya sendiri harus menggunakan dua guling dan satu bantal. Rempong ya, bok. Karena ini membantu saya buat ganjal punggung, nah yang satunya buat batesin antara Wikan dan saya. Si Wikan ini persis saya banget, kalau tidur nggak mau dipeluk 😀 Ini yang kasihan sih Bapaknya Wikan, begitu meluk saya langsung saya tabok, hahaha.

The bathroom

Bathroom dan toiletnya terpisah, namun disatukan dengan satu pintu. Jadi kalau ada dua orang dewasa yang mandi dan pup bersamaan, yang satunya nggak ada pintunya, hahaha.

Iya, kayaknya memang nggak begitu cocok kalau satu kamar dengan teman di hotel ini, karena tempat mandinya semi terbuka. Sebenarnya bisa ditutup semua dengan pintu lemari dan ada curtain juga di atas kulkas. Tapi agak repot kalau nggak terbiasa.

Saya sendiri sih nggak masalah dengan yang model begini. Saya mah asal air hangatnya mengalir dengan lancar dan flushnya oke sih, fine-fine aja. Kan ada tuh, kalau mandinya udah malam, air hangatnya jadi nggak berasa, rebutan sama kamar yang lain. Ini saya pernah kejadian di Kuala Lumpur, padahal hotel bintang lima.

Oiya, toiletnya bersih. Indikator bersihnya ada di Wikan. Wikan itu dua kalinya saya, nggak bisa mentolerir kamar mandi kotor. Kalau kamar mandi kotor, si Wikan nggak mau masuk, heheh.

Nah ini entah mengapa lupa banget mau motret kamar mandi toyor.

The buffet

Nasi goreng bayam
Nasi goreng bayam

Ini juga mengapa hotel ini jadi langganan kantor saya. Makanannya enak! Dan yang paling jadi favorit saya adalah banyak minuman tradisionalnya. Saya demeeeen banget sama wedang jahe, wedang sereh, wedang secang, wedang ronde, jamu-jamuan. Ini buffet atau warung jamu ya? Hahaha. Buat saya minuman tradisional itu sih nilai plus banget.

Makanannya lengkap, mulai dari western rasa Indonesia, masakan Indonesia, kue-kue, buah, yogurt, susu.

Saya paling suka nasi goreng bayamnya, sosis, dan gorengan terong. Minumnya wedang jahe atau sereh. Berasa banget lokalnya. Enak.

Si Wikan suka banget menghabiskan waktu di sini, nyemilin satu-satu. Lari ke sana-sini. Dan kami diperbolehkan membawa pulang bubur untuk Wikan.

Roof top pool

kolam-renang-edge-hotel-semarang_2

Sebenarnya ada dua hotel yang jadi langganan kantor, tapi saya sengaja pilih Grand Edge Hotel ini karena ada kolam renangnya. Si Wikan suka banget sama berenang, jadi pas banget lah kalau ada di sini.

Karena letaknya di bagian atas bangunan, jadi dari atas sini pemandangannya lebih indaaaah. Kolam renangnya cukup besar juga untuk ukuran hotel bintang 4 ini. Ada dua kolam, kolam dewasa dan anak-anak. Airnya bersih dan nggak bau kaporit jadi mata nggak pedas.

Tips dari kami, karena letaknya di atas dan menantang matahari, paling enak kalau di pool Grand Edge Hotel antara jam 7-8 pagi atau sore sekalian, supaya nggak terlalu silau dan tentu saja nggak terlalu ramai orang. Jadi berasa kolam renang milik sendiri.

Di sebelah pool ada cafe juga buat duduk-duduk manis sambil menikmati kota Semarang dari atas.

kolam-renang-edge-hotel-semarang

Service

Wikan dan Mbak Tika, petugas hotel.
Wikan dan Mbak Tika, petugas hotel.

Saya bilang servisnya sih jempolan sudah. Helpful banget. Indikatornya adalah saya nggak pernah komplain, hehehe. Kami juga meminjam mangkok dan sendok untuk makan (bakso) selama di hotel dan diantar ke kamar.

Sprei dan handuk diganti setiap hari, padahal kalau di rumah seminggu sekali saja udah sukur, hehehe.

Others

Buat staycation, Grand Edge Hotel ini akomodatif banget. Semuanya serba ada dan serba dekat dengan tidak perlu naik kendaraan, karena berada persis di sebelah hotel. Ada restaurant dengan beragam makanan pilihan, dan favorit saya adalah Bayleaf restaurant: cumi dan udang telur asinnya, Masya Allah! Rasanya nggak mau saya bagi sama yang lain. Ada lotek, sushi, ice cream, pudding, yang yummy.

Kalau Wikan bosan, juga ada playground: bisa mandi bola, main perosotan, main kuda-kudaan. Lengkap! Hanya saja untuk playground bukan punya hotel, jadi harus membayar 20,000 per 3 jam dan perkoinnya adalah 1,500.

Butuh ke salon? Ada salon dewasa dan anak juga.

Titi-nya Wikan rencananya sih mau keliling Semarang, sampai nggak jadi karena sudah cukup di sini saja.

Soooo, 4 hari 3 malam itu nggak berasa banget. Wikan nggak bosen, malahan seneng karena ditraktir Titi-nya terus main-main. Hihihi.

Overall Grand Edge Hotel Semarang ini nyaman banget dengan rate terjangkau (IDR 500,000). Minusnya, karena berada di pinggir jalan persis, dan jalanan masih ramai di malam hari agak terdengar suara kendaraan. Trip sebelumnya, saya pernah tinggal di lantai 3 agak berasa bising, waktu sama Wikan, kami di lantai 5, jadi nggak terlalu bising.

Semoga bermanfaat ya review Grand Edge Hotel Semarang dari saya. Selamat jalan-jalan di Semarang 🙂

Wikan aja tidur nyenyak sampai siang...
Wikan aja tidur nyenyak sampai siang…

2 Replies to “Staycation: Grand Edge Hotel Semarang Sambil Business Trip”

  1. Salam kenal Mbak Fian… Lagi jalan-jalan ke blog-blog Blogger Perempuan hihi… daaann, sukses bikin aku pengen ke Semarang <3 :')

    1. Hi Mbak Puty, salam kenal juga ya 🙂 Terima kasih banyak sudah mampir di sini 🙂 Semangat ke Semarangnya 🙂

Leave a Reply