[Giveaway] Tentang “Kado untuk Ibu”

kado-untuk-ibu1

Idenya adalah bertanya pada ibu tentang kado apa yang mereka terima usai melahirkan. Karena saya yakin tidak semua ibu menerima kado khusus.

Saya sendiri, tidak ada kado khusus selain perhatian Pak Ketut yang mendukung program ASI eksklusif. Beliau menggantikan saya untuk membereskan rumah hingga memasak – dan sampai Wikan 26 bulan jadi keterusan yang masak dia terus, hehehe.

Buat saya sih itu belum cukup yaaa, hahaha. Saya maunya diajak traveling, atau ditraktir ke salon paling nggak sebulan sekali buat perawatan. Banyak maunya. Tapi begitulah karena jadi emak saya semakin banyak mau dan makin banyak excuse, hihihi. Tapi tetap harus produktif dong ya, membuat apa yang saya bisa. Yaitu video.

Tentang membuat video “Kado untuk Ibu”, saya mengundang tiga orang ibu untuk menjawab pertanyaan saya itu.

Saya ingin tahu apakah jawaban mereka mungkin sama, atau apakah mereka ada yang dapat kado? Dan itu sungguh luar biasa kalau mereka dapat kado, karena saya pasti iri, heheh.

Undangan saya disambut baik oleh Intan Agisti, seorang sahabat yang baru lima bulan melahirkan ketika video ini dibuat. Dan saya jadi dapat pinjaman kamera dari Mama Intan, yang akhirnya bisa bikin video ini. Hihihi, nggak modal banget lah karena nggak punya kamera yang mumpuni untuk bikin video 😀

Mama Intan ini hampir stres dengan peran barunya sebagai ibu. Jadi semoga dengan membuat video ini, jadi pelipur lara sedikit, karena kami bersenang-senang 🙂

Saya pun meminta Mama Intan untuk mengajak dua orang temannya, dan bertemulah saya dengan Mbak Elis dan Mbak Ita. Mbak Elis juga baru empat bulan melahirkan, dan Mbak Ita sedang menunggu anak kedua.

Dan sampai saya bertemu mereka di Jogja, mereka tidak saya beritahu pertanyaannya, karena saya mau semuanya spontan. Mereka baru tahu pertanyaannya ketika kamera sudah mulai merekam.

Di video ini semua jawaban adalah jawaban spontan. Memang dua kali take, tapi jawabannya tetap sama dong ya. Dua kali take karena cuma punya kamera satu, sedangkan pengennya bisa ada angle sampingnya.

Suasana pengambilan video. Di screen adalah Mama Elis.
Suasana pengambilan video. Di screen adalah Mama Elis.

Videonya bisa dilihat di bawah sini:

Nah, kalau Anda sendiri kalau ditanya hal “Dapat kado apa usai melahirkan?”, dan “Kalau boleh memilih ingin kado apa?”, apa jawaban Anda?

Mau dong yaaa, share jawabannya di kolom komentar. Gak ada minimum panjang dan nggak pakai harus follow akun tertentu. Cukup share jawaban saja di post ini.

Boleh diikuti ibu-ibu, calon ibu, bapak-bapak, siapapun boleh yang punya pengalaman tentang hal ini.

Daaaan, dua komentar terbaik akan dapat kaos menyusui dari Catmom Nursing Wear! Yay! Kadang kalo saya lagi baik hati banget bisa nambah lagi kok hadiahnya. Ehehehe…

Pemenang akan diumumkan di akun Facebook dan Instagram saya.

Ini dia bajunya. Ada dua baju Sita Happy Breastfeeding warna pink dan tosca untuk mommy yaaa 🙂

Komentarnya ditunggu sampai akhir tahun ini. Terima kasih banyak, semoga banyak yang ikutan yaaa.

Update

Karena yang komentar ribuan (halah :D), jadi kita kocokan aja untuk pemenangnya. Dan pemenang jatuh kepada, jreng jreng jreng:

pemenang

Selamaaaaat!!! Pemenang akan dihubungi yaaaak 😀

Much love,

sign_fian

16 Comment

  1. Saya baru mau punya anak, jadi belum tau nanti bakal dapat kado apa.. Itu juga kalau ada yang ngasih.. hehe.. Kalau boleh milih kado, saya mau minta kado semoga nanti anaknya sehat walafiat, genap, dan tak kurang apa pun.. 🙂

  2. setelah melahirkan? yang datang menjenguk pada ngasih kado buat si kecil ya mak, baju, perlengkapan bayi dan lain lain. kalo ditanya saya pengen kado apa setelah melahirkan, pengennya sih baju menyusui. setelah melahirkan saya baru nyadar kalo baju yang masih bisa dipake untuk menyusui dari baju yang ada cuma setengahnya xiixxiii… saya berencana mau pasang resleting di depan tapi belum jadi jadi *lah curhat 😀

  3. Mau banget ibunya di kasih kado kan, engga hanya anak yang baru lahir aja, hehehe…kalau saya maunya dikasih vocer belanja aja deh. bukan matre ya…tapi kalo vocer kan bisa digunain kapan pun, sebelum expired pastinya.barang yang mau dibeli juga pasti buat keperluan baby. Hitung-hitung si ibu bisa irit, refreshing ke mall atau supermarket juga kan. Pikiran ibu jadi tenang, ASI pun lancar.

  4. Annisa says: Reply

    Aku belum nikah tapiii kalo aku melahirkan kelak, aku pengen kado paket katering keluarga hahahah! Jadi aku ga perlu repot masak, bisa fokus urus anak tapi makanan aku, suami dan keluarga lain yang di rumah pun tetap terjaga gak kelaparan hihihi

  5. Kalau kelak melahirkan (lagi) pengennya dikasih kado baju buat emaknya. Huhuhuhu…secara selama ini si bayi melulu yang dikasihkan kado. Bwahahahahah..emak apa-apaan inihhh

  6. Namanya kado ada yang kasih aja aku udah senang, apalagi yang sesuai request aku kepingin punya baju menyusui, karena kalo di aceh baju menyusui itu lumayan mhl, untuk kantongku khususnya, bahagia rasanya kalo ada yang hadiahib baju menyusui,

  7. Insyaallah jika lancar kurang lebih 100 hari lagi aku akan melahirkan. Kalau ditanya butuh kado apa, untuk baby aku butuh stoller atau bouncher, karena punya Kaka Naeema dulu sudah tidak layak pakai (sudah 7 tahun dan digunakan turun temurun oleh sepupu yang lain). Sementara untuk aku sendiri (eh bolehkan ya ibunya juga minta hadiah?) aku butuh baju menyusui lengan panjang, agar bisa tetap menyusui walaupun diluar rumah tanpa harus ribet.

    Banyak ya wishlish nya hehehe….kehamilan kali ini seperti kembali ke kehamilan pertama.

  8. Insyaallah kurang lebih 110 hari lagi aku akan melahirkan. Kepingin sekali punya stoller atau bouncher untuk baby inside karena punya kaka dulu sudah tidak layak pakai karena dipakai turun temurun oleh adik-adik sepupu.

    Sementara untuk aku sendiri (kalau boleh meminta) aku mau punya baju menyusui versi lengan panjang, agar bisa menyusui dimana pun aku berada tanpa perlu ribet dengan baju.

  9. Rahmah says: Reply

    Karena tahun depan rencana promil, maka saya sangat menginginkan stroller agar memudahkan mobilitas saya saat mengikuti event-event Blogger. Sekaligus biar ga capek dan masih ada stamina untuk mengerjakan hal lain. Karena menggendong butuh tenaga ekstra juga. Selain stroller sih, butuh breast pump soalnya selama ini saya langsung berikan ke bayinya langsung nyedot di puting.

  10. Waktu lahiran anak pertama, 21 April 2012 , dapat kado dari teman kerja berupa perlengkapan baby,majalah,dll karena sekaligus resign kerja jadi moment farewell party di tempat kerja, plus dapat kado juga dari teman2 kampus karena memang masih berjibaku skripsi dan UAS semester Akhir, sama suami dibeliin HP baru juga soalnya moment anak pertama ini berharga sekali, bertabur hadiah. Padahal lahirannya lagi UAS dan pulang dari rumah sakit gak lama susulan UAS dan skripsi.

    Waktu lahiran anak kedua, 28 oktober 2014, kado cuma dari saudara aja, karena numpang lahiran di rumah ibu. Teman2 banyak yg gak tahu alamat rumah. Plus juga gak punya rumah sendiri, hidupnya masih pindah2.

    Nah, Februari 2017 ini mau lahiran anak ketiga, gak tahu juga dapat kado apa nggak. Baru nempati rumah sendiri, tetangga jg blm byk yg kenal. Hidup pindah2 trs baru mulai menetap. Semoga lahirannya lancar,ibu dan bayi sehat dan selamat (mohon doanya ya), karena harus berjuang sendirian di tanah rantau, jauh dari saudara dan keluarga. hiks. Kalau mau dapat hadiah, mau bgt pastinya, apa saja hadiahnya apalagi buat saya pasti akan membuat saya bahagia, jadi semacam kado terindah ditanah rantau. 🙂

  11. Kurang lebih 8 minggu lagi saya lahiran. Ketika ditanya mau kado apa, ternyata banyak banget ya! Hahahahaha. Tapi kalau boleh milih, saya minta dikadoin sepaket stroller & carseat. Kenapa? Saya dan suami merupakan orang yang aktif dan doyan jalan-jalan. Nanti kalau ada si kecil, mau juga dong kami ajak kemana-mana.

    Barang-barang tersebut terutama carseat sangat membantu juga nanti ketika suami dinas dan hanya ada saya dan si kecil. Saya ingin menerapkan sistem safety first ala USA bagi bayi dan toddler dalam berkendara, yaitu wajib menggunakan carseat sampai umur 5 tahun. Semoga nanti ada yang ngadoin ya. Aamiin! 🙂

  12. waks…post partum udah 11 tahun yang lalu. Tapi kalo ditanya pengen kado apa setelah melahirkan…jawabannya kursi pijet dari kaki sampe kepala. Kebayang setelah lelah beraktifitas dengan si kecil, ibunya juga boleh kan dapet kemewahan dipijet sampe ketiduran…… nikmatnya

  13. Hihihihihi…. Saya lahiran perkiraan 17 hari lagi, tpi uda tau bakal dikado sama suami seperangkat skincare hasil berburu diskonan di warehousenya The B*dy Shop dan alat make up hasil Harbolnas, hihihi. Saya tau soalnya dia nanya2. Itu yg dari suami, saya jg ngado diri sendiri novel Harry Potter The Cursed Child, bukunya uda dateng dari lama, tapi ga saya buka bungkusnya. Niatnya mau dibuka pas uda lairan gitu, hihihihi. Sok surprise bgt ya 😛 padahal kagak.
    Kalau ditanya pengen dikado apa….
    Kalau berbentuk barang saya pengen dikado voucher pijat setahun di M*m and J*, tempat pijat khusus ibu dan bayi. Pernah pijat di situ dan keenakan, cuma mahal. Jadi sayang bgt klo mau ke sana sering2, hihihihi…. Maklum pengiritan, kepikirannya mending disimpen buat biaya imunisasi, dll. Yaoloh, mulia sekali aku sebagai ibuuuu…. 😀

  14. Waktu lahirin Rumaisha, saya banyak terima kado perlengkapan baby mulai dari sabun, bedak, lotion, dst yang kebanyakan udah sepaket, ada juga yang ngasih baju baby dan boneka. Saya seneng-seneng aja dikadoin kaya gitu karena pikir saya itu udah bermanfaat banget untuk kebutuhan Rumaisha. Tapi semakin kesini saya makin menyadari kalau ternyata ada kebutuhan sekunder lain yang ingin dipenuhi juga kaya stroller, car seat, baby carrier, baju menyusui, pompa asi itu kalau yang berupa benda. Kalau yang bukan benda, ini juga baru menyadari setelah punya anak, tak semudah yang dibayangkan. Pengin banget traveling buat ngilangin kepenatan, kalau boleh spa atau pijat juga sepertinya menyenangkan. Hahaha.

  15. belom punya baby.. milh kado apa yaa hihihhihihi

  16. untari says: Reply

    lagi promil anak kedua nih, kalau mau sih pengen dapet kado perawatan komplit setelah nifas selesai, soalnya melahirkan itu rasanya capek baget yah. padahal melahirkan anak pertama dulu ga begitu lama tapi tetep aja berbulan-bulan sesudahnya terasa lungkrah (lelah) semua. Ditambah begadang dan sebagainya. Dulu sih kadonya kulkas untuk simpan asip, dan itu dari suami. Alhamdulillah sukses asip 2 tahun lebih.

Leave a Reply