Happy pumping with Spectra 9s

spectra 9s fian.me

Awalnya saya nggak tertarik menggunakan pompa asi elektrik, karena saya pikir pompa manual sudah bisa menyelesaikan semuanya. Tapi pakai Spectra 9 plus, saya langsung jatuh cinta pada pandangan pertama.

BP itu cocok-cocokan dan nggak bisa dipaksakan. Begitu kata teman saya yang berpengalaman menggunakan berbagai macam BP. Saya sendiri masih newbi, coba-coba, karena saya pasti akan butuh BP jika mulai dapat pekerjaan baru nanti. Rencananya usia Wikan 6 bulan, saya baru cari pekerjaan lagi. Biar Wikan lulus dulu ASIX-nya. Mudah-mudahan pun bisa segera bekerja, karena saya kangen ada kertas menumpuk di atas meja saya. Loh malah jadi curhat.

Tapi berhubung harus tahu teknik perah memerah, Wikan usia 2 bulan saya pun mulai belajar memerah. Saya dilungsur BP manual model piston dari Medela. BP ini lumayan membantu, tetapi entah mengapa kalau memerah PD kanan saya, hasilnya sedikit (mentok 20ml) meski sudah LDR (let down reflex). Saya coba lagi pakai model manual punya Dr. Brown’s, hasilnya PD kanan saya tidak berhasil terperah meski sudah LDR.

Lalu tawaran menarik datang dari Spectra. Tawaran tersebut adalah free trial produk Spectra selama 7 hari. Syaratnya mudah; isi formulir, fotokopi KTP, kirim uang deposito, beli breast shield dan barang yang diingkan untuk dicoba pun sampai ke rumah melalui kurir Spectra. Jadi deh saya menyewa Spectra 9 plus. Selain mudah, juga aman tidak terkontaminasi dengan ASI lain karena breast shield yang baru dan corong Spectra 9 plus sistemnya sudah tertutup (closed system), dimana udara yang masuk dan keluar melalui motor tidak bersentuhan langsung dengan udara didalam botol dan disekitar asi. Jadi relatif lebih aman juga kalau dipakai bergantian, dengan catatan memiliki personal breast shield. Dan plusnya lagi, mas/mbak costumer service-nya super ramah dan menjawab pertanyaan saya yang riwil dengan sabar. Eheh. Jempol banget.

Saya terbiasa menggunakan pompa dengan sistem e-ping, yaitu exclusively pumping, bersamaan dengan menyusui. Biasanya jika Wikan mau tidur malam, atau bangun tengah malam, kadang-kadang dia hanya menyusu di satu PD saja, sehingga PD lain harus dikosongkan. Jika pakai manual BP maka saya harus bangunkan suami untuk memerah.

Setelah pakai Spectra 9 plus, suami nggak perlu bangun lagi ketika saya menyusui sambil pumping. Udah gitu tangan nggak pegel. Dan yang paling mengharukan, hasil pumping PD kanan saya dapat 70ml belum sampai 10 menit pumping. Ohohoho.

Spectra 9 plus dilengkapi dengan fungsi massage untuk memancing LDR. Kalau sudah LDR bisa langsung pencet tombol vacuum. Untuk level kekuatan hisapnya sampai 10 level. Biasanya saya cuma sampai level 6 atau maksimal 7 saja sudah mantap. Ini berguna banget sebelum pumping, jadi ASIP makin lancar.

Fungsi lainnya adalah auto-off geek sudah 30 menit pumping. Ini mungkin fungsinya buat ibu-ibu pelupa macam saya. Biasanya keasikan baca saat pumping, jadi dingatkan kerja lagi, hahaha. Tenang saja, kalau belum cukup pumpingnya 30 menit, mesin bisa di-on-kan kembali.

Setelah seminggu menggunakan Spectra 9 plus, saya memutuskan untuk menguras tabungan terakhir saya demi mendapatkan si Spectra 9 plus. Harga berbanding lurus dengan apa yang saya dapat soalnya.

Jadi sebagai wrap up, saya suka Spectra 9 plus karena:

  1. Harga lebih terjangkau. Dibanding BP elektrik yang sudah terkenal, dengan spesifikasi double pumping.
  2. Batrenya yang rechargeable tahan lama. Meskipun Spectra bilang tahan sekitar satu jam, saya bisa nggak men-charge batre selama 6 hari, dengan catatan saya menggunakan Spectra 9 plus selama maksimal 15 menit setiap hari. Batre rechargeable juga lebih mudah bagi saya karena nggak perlu bawa printilan, misalnya batre biasa.
  3. Enak atur daya hisapnya. Sampai level 10 tingkat kekuatan hisapnya. Tapi saya biasa pakai maksimal level 6, itu pun sudah hampir terkumpul semua ASIPnya.
  4. Nggak pakai pegel.
  5. Relatif kecil jadi nggak banyak makan tempat kalau mau dibawa ke mana-mana.
  6. Partsnya nggak banyak dan mudah dibersihkan.
  7. Modelnya keren.
  8. Di dalam boks pembelian Spectra 9 plus dilengkapi juga dengan pompa manualnya, jadi kalau belum sempat charge baterai dan kebetulan listrik mati, jadi bisa dipakai pompa manualnya.
  9. Customer servicenya ramah jadi enak tanya-tanya.

Pumping jadi lebih happy deh.

6 Comment

  1. Ayu says: Reply

    Ibu, bolehkah pompa asi bekasnya saya beli? Mau beli yang baru harganya menakutkan untuk kemampuan saya. Kalau boleh tolong balas chat saya ya.

    1. Hi mbak, mohon maaf baru membalas. Mohon maaf belum dijual, mbak. Apakah masih pumping? Happy pumping ya, mbak πŸ™‚

      1. puput says: Reply

        bu klo hub csnya dmn…kontak atau emailnya ada?

        1. Fian says: Reply

          Hi Mbak Puput, silakan langsung ke website Spectra untuk kontak, dulu saya di sini: sales@spectrababy.co.id. Mereka cepat tanggap kok πŸ™‚

  2. mbak Fian, mau nanya, jadi yang 9 plus ini nggak ada batere yang bisa di gonta ganti ya? baterenya sudah didalem tinggal charge2 aja ya?

    1. Halo Mas, batrenya nggak bisa dicopot kalau yang ini. Tapi alhamdulillah hampir tiga tahun dipakai terus-menerus (sekarang dipakai adik saya), awet-awet aja tuh. Kalau pun harus ganti baterai langsung ke Spectra saja. Semoga membantu πŸ™‚

Leave a Reply